transfer
Belajar dari Era Klopp: Kekalahan Pra-Musim Liverpool Bukan Alasan untuk Panik di Era Andoni Iraola
Sumber · Rousing The Kop11 Agustus 2026
Kekhawatiran mulai muncul di kalangan suporter Liverpool setelah tim asuhan Andoni Iraola menelan kekalahan kedua secara beruntun dalam laga pramusim, kali ini kontra Monaco. Performa yang dianggap belum stabil ini memicu keresahan menjelang dimulainya Premier League musim baru. Namun menurut analisis Rousing The Kop, sejarah Liverpool sendiri sudah pernah membuktikan bahwa hasil buruk di pramusim bukan indikator akurat untuk performa di kompetisi resmi.
Era Jurgen Klopp jadi contoh nyata: beberapa musim di mana Liverpool tampil mengecewakan saat pramusim, justru berujung pada kampanye yang sukses begitu roda kompetisi mulai berputar sungguhan. Pramusim memang lebih sering dipakai untuk eksperimen taktik, rotasi pemain, dan membangun kebugaran ketimbang mengejar hasil akhir. Artinya, skema yang belum matang atau lini belakang yang masih rapuh saat laga uji coba tidak otomatis mencerminkan apa yang akan terjadi saat poin-poin resmi mulai dipertaruhkan.
Dengan Iraola baru menjalani proses adaptasi bersama skuad barunya, termasuk sejumlah wajah baru yang butuh waktu menyatu, publik Liverpool diminta untuk sedikit menahan diri sebelum menjatuhkan penilaian. Fokus utama tetap harus diarahkan ke laga pembuka Premier League melawan Newcastle, bukan hasil-hasil laga persahabatan yang minim taruhan.
Sumber: Rousing The Kop
Baca artikel aslinya di Rousing The Kop →BACA JUGA
transferLiverpool Dinilai Tepat Pertahankan Cody Gakpo di Tengah Minat Manchester City dan Tottenham
transferKeputusan Transfer Liverpool Buka Sisi Berisiko yang Kini Harus Diwaspadai Andoni Iraola
transferSemua Kesepakatan Masuk dan Keluar yang Dituntaskan Liverpool pada Hari Terakhir Bursa Transfer
transfer