transfer
Liverpool Beralih dari Slot ke Iraola: Era Baru Tanpa Klopp Telah Datang
Sumber · Empire of the Kop28 Agustus 2026
Analisis taktikal Liverpool kini lebih mudah dipahami sebagai siklus evolusi daripada sekadar pergantian manajer. Arne Slot, yang dilantik pada 2024 menggantikan Jürgen Klopp, berhasil membawa gelar Liga Utama Inggris musim lalu dengan performa gemilang di kandang sendiri. Namun, musim kedua justru memunculkan pertanyaan baru: apakah Liverpool bisa terus berevolusi tanpa kehilangan kualitas mematikan yang dulu dibangun Klopp? Pada Juni 2026, klub resmi mengonfirmasi Andoni Iraola sebagai pelatih kepala baru pengganti Slot sebelum dimulainya musim 2026/27. Perubahan paling mencolok adalah pergeseran struktur taktis dari formasi 4-3-3 menjadi 4-2-3-1, dengan Ryan Gravenberch dan Alexis Mac Allister berpasangan di lini gelandang ganda. Formasi ini memberikan perlindungan lebih baik di area tengah serta membantu menutup celah bagi pemain lawan. Gaya bermain Liverpool di bawah Slot terlihat lebih terkendali meski intensitas pressing tetap dijaga, berbeda dengan model 'heavy metal' Klopp yang mengandalkan kecepatan murni. Rata-rata penguasaan bola pun menjadi lebih sabar dan terukur. Transisi ini menuntut pemain memilih momen serangan dengan lebih hati-hati untuk menghindari kecerobohan. Bagi para pendukung setia Reds, musim kedua Slot menunjukkan betapa sulitnya mempertahankan keseimbangan saat lawan sudah beradaptasi. Kini, era baru telah tiba di Anfield.
Sumber: Empire of the Kop
Baca artikel aslinya di Empire of the Kop →BACA JUGA
transferLiverpool Dinilai Tepat Pertahankan Cody Gakpo di Tengah Minat Manchester City dan Tottenham
transferKeputusan Transfer Liverpool Buka Sisi Berisiko yang Kini Harus Diwaspadai Andoni Iraola
transferSemua Kesepakatan Masuk dan Keluar yang Dituntaskan Liverpool pada Hari Terakhir Bursa Transfer
transfer